"Bisakah kalian tinggalkan aku sendiri dulu?" tanya Dani sambil memijat pelipisnya. Tanpa ada yang menjawab, semua langsung keluar. "Kecuali kamu, La! Diam di sini!" Dani mencegah Raila ikut keluar. "Ha? Mana bisa begitu? Aku kan istri kamu. Masa aku yang pergi sih? Tidak bisa!" Ririn tak terima tentu saja jika Raila harus tinggal sementara dirinya ikut keluar bersama Aisha dan Deswita. "Ya sudah, aku keluar juga. Dan, kamu sama Ririn ya? Dia benar kok. Dia lebih berhak atas kamu," lirih Raila. Sakit, njir! "Ck, kenapa sih? Mau gak aku dapat keputusan yang terbaik buat kalian semua?" tanya Dani mulai kesal. "Tentu saja! Apalagi untuk calon anak kita ini. Bukannya kamu sudah lama menunggu kehadiran seorang anak?" tanya Ririn, tangannya mengelus perutnya sendiri. "Kalau begitu, turu

