"Bukankah sekarang tanggal 15?" Senja terlihat cukup terkejut tatkala mengingat sesuatu dalam otaknya. Wanita itu segera mengambil ponsel lalu melihat kalender untuk memastikan jika dirinya tidak salah. "Benar, sekarang ulangtahun Davian. Astaga, bagaimana aku bisa melupakannya?" Wanita itu mendadak panik, begitu banyak kesibukan sampai lupa kalau hari ini adalah hari penting suaminya. "Aku harus memberikan kejutan untuk, Davian. Tapi apa dong?" Wanita itu mulai berpikir keras, memutar otaknya untuk memberikan kejutan yang tak terlupakan untuk sang suami di hari spesialnya ini. Setelah berpikir keras, Senja akhirnya menemukan ide yang cukup cemerlang dalam benaknya. Wanita itu cukup bersyukur kalau suaminya masih ada pekerjaan dengan klien baru, sehingga masih ada waktu untuk menyiapk