Setelah mengetahui kehamilan Hana, Vian menjadi lebih memperhatikan Hana. Terkadang terlihat sangat berlebihan, tapi mengingat jika Hana suka melakukan hal yang ceroboh, itu sangatlah wajar. Hari ini Vian membawa istrinya me rumah sakit untuk memeriksakan kandungan istrinya yang sudah memasuki Minggu ke 16, yang artinya kandungan istrinya sudah jalan empat bulan. Semua orang senang dan tentu saja berharap jika kehamilan Hana kali ini tidak akan terjadi apa-apa. Selain itu, masih ada kabar bahagia, dimana di dalam kandungan Hana bukan hanya ada satu, yang berarti saat ini Hana tengah hamil anak kembar. Itulah alasan kenapa porsi makan Hana meningkat lebih banyak. "Apa kamu malu?" Tanya Vian saat melihat istrinya terus mencoba untuk menutupi perutnya dengan jaket yang dipakainya. "Aku lap