Vian meninggalkan kamar dan berjalan ke arah ruang makan untuk makan malam. Perutnya benar-benar lapar, tapi dirinya sedari tadi harus menahannya karena mobil yang ia pakai bermasalah. "Kamu tidak membangunkan Hana bukan?" Tanya Tasya saat melihat putranya bergabung bersama di ruang makan. "Apa dia melakukan banyak hal hari ini? Dia terlihat lelah." Balas Vian balik bertanya pada mamanya. "Tadi pagi setelah belanja kita pergi ke salon kecantikan." Jawab Tasya memberitahu putranya. "Tapi jika dia benar-benar hamil, mungkin saja hal itu sudah membuat dia kelelahan." Lanjut Tasya menyinggung masalah kehamilan menantunya. "Sepertinya tidak begitu, Hana tidak mengalami mual muntah, jadi mungkin dia belum hamil." Kata Vian sembari menarik kursi untuk duduk. Tasya pun hanya mengangkat bahun