BAB 76 KACAU

1024 Kata

Dengan sisa kemarahannya yang tidak kunjung usai tiba-tiba Eric merasa dirinya seperti orang bodoh yang sedang berkeliaran tanpa tujuan. Sudah hampir dua jam dia hanya berkeliling-keliling di jalanan. Saat itu Eric sadar apa dirinya memang sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi, tidak ada keluarga yang bisa dia kunjungi dan tidak ada rumah yang bisa dia singgahi. Bahkan sekarang Mia juga sudah tidak membutuhkannya lagi. Atau memang seharusnya tempatnya tidak di sisni. Eric menghentikan mobilnya di tepi trotoar dan meninju dasboar beberapa kali sampai otot lenganya bergetar dan rahanya ikut mengeras. Entah kenapa hidupnya seperti hanya bisa dipenuhi oleh kemarah seperti ini. Kadang Eric juga merasa seperti orang yang hidup tanpa tujuan lagi. Bukan dunia seperti ini yang dia inginkan. Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN