Betapa terkejutnya Tisha ketika diberitahukan jika Samuel mengalami koma dalam waktu yang tidak bisa ditentukan. Pikirannya sudah carut marut memikirkan Samuel. Bagaimana nanti ke depannya? Tidak menunggu lebih lama lagi, wanita itu langsung menuju ruangan di mana suaminya berada. Tisha berusaha untuk tegar dan menjaga emosinya demi calon anak mereka. ia tidak mau egois dengan perasaannya, namun malah efeknya membahayakan calon anaknya nanti. Sampai di depan ruangan ICU, di mana Samuel berada di dalam sana dengan beberapa alat yang menempel di tubuhnya, hati Tisha terasa tersayat. Ia seperti wanita pada umumnya. Sekuat tenaga mencegah air matanya agar tidak terjatuh, namun semua pertahanannya sirna begitu saja. Melihat Samuel yang biasanya selalu bertingkah jahil namun juga sabar menghad

