Chap. 116. Sifat Yang Tidak Akan Pernah Hilang

1265 Kata

Setelah semuanya dikatakan sudah kembali normal dan sembuh seperti semula, kini Samuel diijinkan untuk pulang dari rumah sakit ini. tentu saja pria itu sangat senang, terlebih lagi tidak akan berkesinambungan dengan bau obat-obatan setiap harinya. Karena setelah sadar pun Samuel masih menjalani beberapa pemeriksaan lagi, sehingga mengharuskan dia untuk tetep tinggal di rumah sakit beberapa hari lagi. Pria itu hanya merasa kasihan pada sang istri. Dengan perut yang sudah besar seperti itu, seharusnya mendapat tempat yang lebih luas dan juga udara yang segar. Bukan malah bau obat-obatan yang setiap hari dihirupnya. Lebih-lebih lagi pasti pikirannya juga stress berada di sini selama tiga bulan lamanya. Maka dari itu, Samuel yang mengemudikan sendiri mobilnya tanpa mau ada sopir yang mnega

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN