"Gugurkan kandungan mu." Ian menolehkan kepalanya dengan cepat, menatap tajam ke arah Kakeknya. "Kakek mu benar, gugurkan saja kandungan wanita itu. Seperti yang Hyuna katakan, wanita itu pasti hanya menginginkan uang mu." ujar Ayahnya. "Apa? Menggugurkan anak ku sendiri? Kalian sudah gila?!" Suara Ian meninggi, tidak habis pikir bagaimana bisa mereka meminta Rea menggugurkan kandungannya. "Kakek dan Ayah mu benar Ian." Kali ini Ibunya yang berbicara. "Kami hanya ingin yang terbaik untuk mu." "Terbaik? Menyuruh kekasih ku menggugurkan kandungannya itu kalian bilang terbaik? Kalian sedang melucu atau bagaimana?!" Bentak Ian. "Dan kau Hyuna, yang mengincar uang keluarga ini kan kau. Kenapa bisa-bisanya kau menuduh Rea seperti itu." "Jaga perkataan mu Ian! Dia calon istri mu!" Be

