Nico menaruh sumpitnya setelah menghabiskan makan siang yang di buatkan Anri. "Terimakasih atas makanannya. Haahhh aku kenyang sekali." Nico menyandarkan badannya sambil mengusap-usat perutnya yang mendadak buncit setelah makan. Anri terkekeh pelan, ia pun sudah menyelesaikan makannya. "Syukurlah kalau kau suka." Nico mengambil mangkuk bekas makannya dan membawanya ke tempat cuci piring. "Biar aku saja yang bereskan, Nico-san." Kata Anri mengikuti Nico dengan membawa mangkuk kotor bekasnya. "Biarkan aku membantu mu. Rasanya aku merasa bersalah jika hanya berdiam diri." Jawab Nico sambil mengambil mangkuk kotor dari tangan Anri. "Setidaknya biarkan aku yang mencuci piring-piring kotor ini." Nico menggulung lengan bajunya sebelum mulai mencuci piring. Ia menyalakan kran itu dan

