Empat Puluh Dua

1375 Kata

Seperti yang di sepakati jika hari ini mereka akan pergi menemui dokter kandungan. Pagi-pagi sekali mereka berdua sudah terbangun, bahkan bisa di bilang mereka tidak tidur dengan nyenyak karena tidak sabar untuk pergi memeriksa kandungan Aida dan mengetahui keadaan calon bayi mereka.  "Kalau begitu saya dan istri saya akan datang pukul sepuluh nanti. Baik, terimakasih." Ye-Jun mematikan ponselnya. Ia baru saja membuat janji dengan dokter kandungan yang ia kenal.  Aida menaruh piring sarapan mereka di depan Ye-Jun. "Bagaimana?" "Aku sudah membuat janji untuk jam sepuluh nanti." Ye-Jun melihat jam di pergelangan tangannya. "Dan kita masih punya banyak waktu." Lanjut Ye-Jun.  Aida mengangguk ia mulai menyantap sarapannya dengan nikmat.  Begitu selesai dengan sarapan mereka dan bersiap-s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN