Rasa bahagia membuncah di d**a Jordan saat Aira menerimanya untuk menjadi kekasih Jordan. Dengan cepat Jordan berdiri dari kursinya dan memeluk Aira, membuat beberapa orang yang duduk di dekat mereka memperhatikan Jordan dan Aira. Aira berusaha melepaskan pelukan Jordan tapi tenaga pria itu lebih kuat darinya. Aira mendesah pasrah, ia menepuk-nepuk punggung Jordan. "Bisakah kau tolong lepaskan aku? Aku malu di lihat banyak orang." Pinta Aira pada Jordan. Jordan melepaskan pelukannya, menatap Aira dengan bintang-bintang di matanya. "Terimakasih sudah menerima ku. Aku berjanji akan membuat mu bahagia." Janji Jordan pada Aira yang kini sudah menjadi wanitanya. Aira ikut tersenyum melihat kegembiraan Jordan. Pria itu sudah memindahkan bangkuy di samping Aira, ia mengeluarkan ponsel mil

