Perkataan Aida tadi malam membuat Nico tidak bisa tidur memikirkannya. Ia jujur dengah perasaannya yang masih belum bisa meraba apakah ia menyukai Anri atau hanya sebatas menganggapnya teman. Tetapi memikirkan Anri yang di dekati pria lain rasanya Nico tidak bisa menerima itu, alhasil Nico baru bisa tertidur pukul dua dini hari. Sebuah tamparan terasa di pipi Nico saat ia sedang tidur, Nico menggulung dirinya di dalam selimut, menghalau siapa saja yang mengganggu tidurnya. Namun tiba-tiba tubuhnya terasa berat, tamparan di wajahnya kembali terasa. Dengan malas Nico membuka matanya dan melihat Alex sedang duduk di atas badan Nico juga menepuk-nepuk pipi Nico agar pamannya segera bangun. "Uncle! Ayooo kita jalan-jalan lagiii!!" Seru Alex sambil menggoyangkan badan Nico. "Uncle masih ng

