Dering alarm berbunyi nyaring pukul empat pagi, Nico bangun dari tidurnya. Ia mematikan alarm ponsel sebelum melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk membasuh diri. Setelahnya Nico langsung berganti pakaian dan mengambil dua tangkup roti juga segelas s**u untuk mengganjal rasa laparnya sambil menunggu Akira datang menjemputnya untuk terbang ke Okinawa. Koper dan tas yang harus ia bawa sudah di letakan di dekat pintu agar bisa segera di bawa begitu Akira datang. Selain koper dan tas yang berisi sepatu, Nico juga membawa tas ranselnya untuk menaruh barang-barang penting seperti dompet, paspor dan lainnya. Selesai menghabiskan roti dan s**u, Nico kembali ke kamar mengambil ponselnya, tidak lupa ia juga membawa charger ponsel yang tidak sempat ia taruh di dalam tas. Sebelum beranjak keluar k

