Empat Puluh Sembilan

1234 Kata

Sejak pagi buta Aida sudah bangun karena tiba-tiba ia ingin sekali makan buah jeruk. Dengan mata yang masih mengantuk, Aida bangun dari tidurnya. Ia duduk diam di pinggir kasur dengan mata terpejam, mengumpulkan nyawanya yang masih berada di dunia mimpi.  Setelah merasa semua nyawa terkumpul, Aida berjalan keluar dari kamarnya dan melangkah menuju dapur. Wanita itu segera menuju kulkas, ia membuka benda besar itu lalu segera mencari jeruk yang sejak tadi sudah terbayang di otaknya.  Aida mengambil jeruk yang hanya tersisa satu, ia berjalan menuju kursi di ruang TV. Ia mengupas kulit jeruk itu, menghilangkan serat putih di punggung jeruk lalu langsung ia lahap. Rasa asam dan manis terasa di lidah Aida, membuat wanita itu merasa segar seketika.  Aida mengangkat dan meluruskan kakinya di k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN