KERAJAAN NORTHWICH Ansel berjalan menghampiri Irukandji. “Sesuatu terjadi di bawah sana. Aku bisa merasakannya,” ucap pemuda itu. “Kau kira aku tidak tahu?” geram Irukandji mengamati dinding lautan yang masih membelah di hadapannya. “Tapi Ossena meminta kita menunggu disini, bukan?” “Kita tidak bisa tinggal diam, Iru. Jika sesuatu terjadi padanya… Aku….” Ansel tidak mampu menyelesaikan ucapannya. Pembohong!Pembohong! Suara Ossena kembali terdengar dalam benak Ansel, membuatnya tidak bisa tinggal diam lagi. “Aku akan menyusulnya!” seru pria itu sambil berlari ke arah laut, mengabaikan teriakan dari teman-temannya. Langkah kakinya menderap melewati tembok air yang masih menjulang di sisi kanan dan kirinya. Pandangan matanya lurus ke depan mencari ujung dari setapak yang sedang di