Aurel menghela napas panjang setelah pintu ruang kerja tertutup kembali. Keheningan memenuhi ruangan itu, tapi untuk pertama kalinya, keheningan itu tidak terasa menekan. Ia memandang sekeliling, mengamati rak-rak buku yang tertata rapi, meja kerja yang bersih tanpa noda, dan aroma kayu yang samar. Semua ini adalah dunia Samuel—tempat pria itu menghabiskan waktu, bekerja, berpikir, mungkin juga menyendiri. Dan entah kenapa, menyadari bahwa Samuel membuka ruang itu untuknya, membuat d**a Aurel terasa hangat sedikit. Ia berdiri, mendekati rak buku. Beberapa judul terlihat rumit, sebagian besar tentang bisnis, ekonomi, pengembangan diri, dan hukum. Namun ada satu hal yang menarik perhatiannya—di bagian pojok, tersembunyi, ada beberapa novel klasik. Novel drama, bahkan ada satu romance. Aure

