PART. 72 Siang hari saat dzuhur sudah lewat. Dengan dibantu Soleh, Cantika menyusui Aska. Cantika masih terlihat canggung meskipun usia Aska sudah hampir 2 bulan. Ia takut kalau saat menyusui Aska, hidung Aska akan tertutup dadanya yang membesar dari saat ia hamil. Dengan sabar Soleh membantu Cantika memegangi dadanya, agar Aska bisa menyusu dengan nyaman. Soleh duduk di belakang Cantika, agar ia bisa membantu istrinya. Mereka bicara dengan berbisik-bisik. Bahkan Soleh berbisik dekat telinga Cantika. "Ehmm enaknya jadi Aska, jadi ngiler ingin mimi cucu juga seperti Aska" gumam Soleh. "Ummm, ini punya Aska, Bie" "Iya, aku juga tahu Sayang. Tapi kalau ngilerkan tidak dilarang" sahut Soleh. "Bie beneran mau? Cantika juga mau makan pisang Bie, ummm sudah hampir 2 bulan Cantika tidak maka