Besok Kita Menikah

1166 Kata

"Jangan lupa selalu ngabarin aku. Dan jangan pernah keluar rumah waktu kamu di sana. Rere belum ditemukan, itu artinya kamu sama anak kita masih dalam bahaya." Bravino mendengkus kesal. "Itu kenapa aku bilang kamu lebih aman di sini. Di sana kamu gak bisa aku jangkau." Ivy tersenyum, ia duduk di sisi Bravino yang kini tengah menyugar rambutnya ke belakang. Lelaki yang telah membuatnya menjadi seorang ibu itu terlihat sangat frustasi, tapi tak juga bisa menghilangkan ketampanannya. "Aku baik-baik aja di sana. Kamu tenang ya. Setahu aku, keluarga Heryawan bukan keluarga sembarangan, mereka juga sayang sama aku dan Bravy. Mereka pasti jaga aku dan Bravy baik-baik kok," jelas Ivy yang sebenarnya sudah ia katakan berulang kali. Bravino meraih Ivy ke dalam pelukannya. "Aku bener-benet takut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN