"Dia yang cium aku, Ca ... dan itu juga demi rencanaku berjalan sukses," balas Dewa berusaha menjelaskan. "Sukses apa?!" tanya Alisha membalikkan ucapan pria itu. "SUKSES TIDUR SAMA DIA? IYA?!" lanjut wanita itu mencerca. "Bukan gitu ...," jawab Dewa. "Kamu salah paham." "Salah paham gimana?! Kamu kira aku ini anak kecil yang bisa kamu bohongin?!" cibir Alisha berang. Namun, wanita muda itu tiba-tiba meneteskan air matanya karena nggak tahan lagi dengan rasa sesak yang menghimpit di d**a, sekaligus emosi yang benar-benar sudah meledak di dalam dirinya. "Setelah ciuman itu, kami nggak ngapa-ngapain, Ca. Ak—" "Jangan panggil aku Caca!" potong Alisha cepat dengan suara sengaunya. Sementara itu, Dewa hanya bisa menghela napas pelan, berharap stok kesabarannya bertambah agar emosinya ngg

