Ponsel milik seorang pria bertato berdering di atas meja nakas. Pria itu mengerang keras karena baru saja memejamkan matanya satu jam yang lalu, jam tujuh pagi. Itu pun karena dibantu dengan pil tidur yang selalu dikonsumsinya beberapa hari terakhir. Dengan mata yang masih setengah terbuka, pria itu meraih ponselnya dengan gerakan sedikit kasar kemudian menekan ikon berwarna hijau tanpa meneliti nama peneleponnya terlebih dahulu. "Halo ...?" sapa pria itu dengan suara serak khas bangun tidurnya. Mata pria itu kembali terpejam, meskipun tangannya masih tetap menempelkan ponsel ke telinga. "Halo. Selamat pagi. Ini dengan Pak Dewa?" tanya si penelepon dari seberang sana. "Iya. Ini siapa?" "Saya Aron ...." Mata Dewa sontak terbuka lebar setelah mendengar dua kata itu. Pria itu bahkan samp

