Bad Ayah - Part 94

1952 Kata

Alisha kira, Dewa akan membukakan pintu kamarnya setelah pria itu berpakaian lengkap. Maksudnya, meskipun ada yang ingin Dewa bicarakan padanya, tetapi bukan di kamar tidurlah tempatnya. Setidaknya masih ada tempat lain yang lebih layak untuk dijadikan sebegai tempat berdialog seperti ruang makan ataupun ruang tamu. Alisha meringsut ke belakang ketika Dewa duduk di ujung tempat tidur. Wanita muda itu benar-benad nggak tahu apa yang membuatnya refleks melakukan gerakan tersebut. Sementara itu, Dewa yang melihat reaksi seperti itu dari Alisha pun merasa kepercayaan dirinya anjlok sampai ke bawah tanah. Pria yang tadinya hendak berbicara dengan istrinya itu pun kini mengurungkan niatnya. Rasanya jantung Dewa seperti diremas-remas oleh tangan yang nggak kasat mata ketika melihat Alisha yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN