[63] Mine

1008 Kata

"Len ... tega." Siapa coba? Bang Aji. Dia datang walau tidak ikut menyaksikan akad nikah. Dengan muka sok-sokan ngenes bin tersakiti itu menggoda Lena, si mantan sewaktu zaman bocah ingusan. Tidak sungkan walau di samping Lena ada pak suami apa, ya? Dasar Aji-nomoto! "Makasih udah datang, Bang." "Iya, Len. Langgeng, ya, kalian. Kalau nggak ...." Aji melirik suami Lena, lalu haha-hehe. "Nggak jadi." Kalau nggak langgeng, tadinya mau Aji bilang 'gue tikung'. Eh, seram, cui! Aji tahu siapa gerangan suami Lena ini, yakni kawannya Bang Genta yang pernah dia lihat saat sedang main ke rumah Gilang. Lebih baik tidak macam-macam. So, Aji berlalu. Telah dipersilakan untuk menikmati hidangan. "Lena! Ih, sumpah, ya, kamu ... demi apa, Len, nikah? Sama Pak Wili?" Fio dan Hilda datang bersama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN