Bab 39

1007 Kata

Arsen tidak merasa lelah mengikuti semua kegiatan Rega. Guna mengambil hati anak laki-laki itu, dia meninggal segala kesibukannya, bahkan panggilan dari Verella saja dia abaikan. Reaksi Rega berubah datar, dia menatap pria yang tak lain adalah Ayah kandungnya. “Uncle, sekarang aku tanya padamu dan aku tidak menerima kebohongan sedikitpun. Kenapa uncle masih ingin mendekati Bunda ku, apakah penderitaan dimasalalu masih belum cukup Atau ada hutang yang harus Bunda bayar?" Tanya Rega, meskipun terkesan tidak sopan dan bukan ranahnya, tetapi dia tetap harus bertanya. “Tidak, Ayah datang tulus untuk meminta maaf dan memperbaiki semuanya, aku benar-benar menyesal, tolong maafkan Ayah." Ucap Arsen, dia berucap dengan sungguh-sungguh. Rega tersenyum tipis. “Uncle tidak perlu meminta maaf d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN