RSC-53

1638 Kata

Langit Jakarta sore itu tampak mendung, seolah mencerminkan suasana hati Ares yang berat. Dengan langkah perlahan, ia berjalan menuju toko kue *Sweet Home Arkan Bakery*. Di tangannya, ia membawa sebuah kotak kecil berisi cheesecake favorit Valora. Kali ini, Ares datang bukan hanya untuk Valora, tetapi juga untuk memperbaiki hubungannya dengan keluarga Valora, terutama dengan ayahnya. Namun, begitu ia membuka pintu toko kue, Ares mendapati bukan Valora yang menyambutnya, melainkan seorang pria yang duduk di kursi dekat meja kasir. Itu adalah Bapak, ayah Valora, yang langsung menatap tajam ke arah Ares begitu melihatnya masuk. “Mau apa kamu ke sini?” suara Bapak terdengar datar namun penuh ketegasan. Ares menelan salivanya, berusaha menenangkan detak jantungnya yang berdebar. Ia mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN