EKSTRA PART 02

2602 Kata

Mobil mulai melaju perlahan meninggalkan villa di pegunungan yang sejuk dan tenang. Jalanan berliku-liku dihiasi pepohonan tinggi di kedua sisinya, menciptakan suasana perpisahan yang penuh nostalgia. Valora melirik ke luar jendela, melihat pemandangan yang akan ia rindukan. Tapi ada senyum tipis di wajahnya, karena ia tahu bahwa rumah mereka yang sebenarnya menanti di Jakarta—tempat mereka memulai hidup baru sebagai keluarga kecil. Arkan duduk di tengah antara Valora dan Ibu, memegang erat mobil mainannya yang menjadi teman setianya sepanjang perjalanan. Sesekali, ia bermain dengan roda mobil itu sambil berseru pelan, “Brum! Brum!” Di kursi depan, Ares fokus menyetir sambil sesekali berbicara dengan Bapak. Mereka membahas jalan yang akan diambil, kemungkinan macet di beberapa titik, h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN