EL 68 BAHAGIA KITA, BAHAGIA ORANG LAIN JUGA.

1047 Kata

Fani menangis ingin duduk di pelaminan bersama Elia. Fani dan Rahma kewalahan membujuk. El melambaikan tangan pada Afi. Afi naik ke panggung pelaminan. "Fani kenapa menangis?" Tanya El. "Dia ingin duduk di sini sama Kak Eli." "Bawa sini." "Iya, Bang." Afi turun dari panggung pelaminan. Lalu ia kembali dengan membawa Fani. Fani duduk di antara El dan Elia. "Jangan nangis lagi ya, Sayang." Elia mengusap pipi Fani dengan tissue. "Fani mau di sini saja dengan Om dan Kakak." "Iya boleh." Saat El dan Elia menerima ucapan selamat, Fani ikut mengulurkan telapak tangannya juga. Tingkahnya membuat orang gemas. Irfan yang berada di luar tenda menatap ke layar yang ada di luar tenda. Tayangan di layar memperlihatkan suasana di atas pelaminan. Perasaan bersalah Irfan pada Elia semakin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN