"Cepetan naik!" titah Vanko pada Becca sambil memberikan pahanya kepada Becca. "Tapi gue takut ketahuan guru, Van." "Woy! Kalian cepetan! Malah mesra-mesraan!" seru Zulla dari balik tembok. Mau tak mau, Becca langsung menginjak paha Vanko dan melompati tembok dibantu oleh Lingga yang sudah ada di sisi luar sekolah bersama Zulla. Kini ganti Vanko yang berusaha sebisa mungkin buat lompat keluar sebelum ada guru yang melihat. Keempat remaja itu, akhirnya berhasil melompati tembok pembatas sekolah. Hari ini, ada les tambahan dengan pelajaran matematika. Karena mereka merasa jenuh, jadilah keempat anak manusia itu melewati pagar tembok seperti barusan. "Lagian, aneh banget sih. Kita masih kelas sepuluh tapi udah disuruh les aja. Kayak anak kelas dua belas aja, les matematika buat persiapan

