79. Jangan Loncat!

1151 Kata

Mata Vanko memandang jauh ke depan, dia melihat ada sebuah tali yang menggantung. Vanko harap, tali itu sangat kokoh untuk menampung berat tubuhnya. Dia meyakinkan dirinya untuk melanjutkan rencananya. Pertama-tama dia akan menggunakan tali yang menggantung dari atap rumah bertingkat tiga itu untuk lompat sampai ke bawah. Lalu Vanko akan menggunakan skateboard yang tergelak di jalanan sana buat putar balik sampai ke mobil yang masih terparkir di depan kantor pos. Vanko rasa, itu bukanlah ide yang buruk kalau rencananya berhasil tanpa hambatan. Perlahan-lahan Vanko menambah kecepatan ritme larinya. Peluh mengucur di sekujur tubuhnya, menetes membasahi pakaiannya. Namun Vanko sudah tidak mempedulikan hal itu lagi. Lelaki bertubuh langsing itu hanya ingin menyudahi acara lari-larian dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN