81. Panas Dingin

1070 Kata

Pujian Gea barusan, tanpa sengaja membuat Vanko berpikir kalau-kalau tadi dia sampai gagal dalam melompat menggunakan tali tambang yang sudah dipasang dan dipastikan kuat juga aman. Untung saja, Vanko berhasil dan selamat. Kalau dia gagal dan salah sedikit saja, mungkin saat ini dia sedang berada di rumah sakit. Bukannya di area kantor seperti ini. Padahal tadi juga, gue ngerasa deg-degan parah. Ya kali, gue nggak takut harus lompat segitu tingginya pakai tali tambang doang. Kekeh Vanko dalam hati. "Tapi jujur, nggak ada yang cidera 'kan sama tubuh lo?" Trisa memerhatikan Vanko lagi, meminta kepastian kepada sang kapten kalau Vanko memang baik-baik saja dan tidak terkena masalah. Vanko berdiri, dia memperlihatkan tubuhnya yang segar bugar dan tidak kurang suatu apa pun. Semuanya masih u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN