Perlahan-lahan, Becca menggerakkan badannya yang terasa sedikit kaku. Dia miring ke kiri, tangannya meraba-raba tempat kosong di sampingnya namun tidak menemukan siapa-siapa. Tak lama, Becca mencium aroma wangi dari dapur. Sepertinya itu asap yang keluar dari masakan. Becca mengerjapkan kedua matanya, dia berusaha bangun meski rasanya kantuk masih sangat menghinggapinya. Gadis itu belum sepenuhnya tersadar. Becca masih mencerna apa yang sedang dia alami sekarang dan apa yang telah terjadi tadi malam. Becca terdiam sejenak, sampai akhirnya dia ingat semua tentang perkelahian panasnya dengan Vanko yang membuatnya kini jadi tersenyum. Tangan kanan Becca kini meraba-raba samping bantalnya, dia menemukan ikat rambut yang dia cari. Cepat-cepat Becca memakai kaos oblong dan celana hotpants-nya.

