Session 2 Part 13

1841 Kata

Laut yang tenang dengan nyanyian ombak kecil yang menghempas ke tepi, membut dua insan itu betah berlama-lama duduk di sana. Tia masih diam seribu bahasa, tenaganya tidak cukup kuat untuk ikut menumpahkan isi hatinya. Bibirnya terkunci rapat bagai rahasia yang terpendam dalam hidupnya. “Aku tahu kamu suka padaku.” Ujar mister Jhon. Cepat, ditempelkannya jari telunjuknya di bibir Tia, saat wanita itu ingin protes. “Sstt, Jangan katakana apapun selain sebuah kejujuran. Karena aku sudah jujur padamu!” ujarnya melepas jemarinya dari bibir Tia. Tia menghela napas. Matanya jauh menerawang ke laut luas. “Mungkin,” jawab Tia singkat. “Mungkin?” tanya mister Jhon membulatkan mata. Yang benar saja? Dia sudah terlanjur mengungkapkan isi hatinya, dan dia hanya menjawab mungkin? Dasar hantu beti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN