Session 2 Part 17

2041 Kata

Suasana menjadi tegang, Tia mematung dengan sejuta rasa canggung. Seribu pertanyaan bermunculan di kepalanya. Sesekali ia curi pandang pada Mika, lalu berganti menoleh ayah. Ada hubungan apa keduanya? “Mas, kenal sama Tia?” tanya Mika mendekat. “Dia putriku yang aku ceritakan itu,” jawab ayah menghela napas. “Owh,” Mika menoleh Tia. Tiba-tiba ada iba di hatinya. Tia masih diam mematung. Rasanya sangat tidak nyaman dengan suasana itu. “Jadi dia paseinnya setiap kamu datang ke sini?” tanya ayah dengan wajah tegang. Mika mengangguk sembari menoleh Tia. Tia menunduk dalam, jika bisa menghilang, ingin rasanya ia pergi ke dunia lain dan tidak akan pernah bertemu lagi dengan dua orang itu. Apa yang harus dikatakannya jika ayah bertanya soal trauma yang di alaminya? “Tia, ayah mau bica

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN