Keesokkan paginya, Max lagi-lagi dibuat sabar menghadapi Catherine karena dia di omeli olehnya habis-habisan karena sudah meninggalkannya ke kantor tanpa berpamitan dulu kepadanya. Sebenarnya Max sudah berpamitan lewat pesan, namun Catherine tidak mau jika lewat pesan dan harus secara langsung, dia mengomel karena Max belum menciumnya pagi ini. "Aku sudah menciummu tadi saat kau tertidur, Sayang." Max benar-benar sanar dan berbicara tetap lembut kepada Catherine karena memang hormonnya sedang tidak stabil. "Aku tidak merasakannya." "Karena kau tadi masih tertidur, aku tidak mau menganggumu, Sayang." Ucal Max namun Catherine masih cemberut. "Baiklah, maafkan aku ya, lain kali aku akan membangunkanmu, jangan marah lagi." Ucap Max memeluk tubuh Catherine yang membuat dia menghela nafas p

