Bab 21

1102 Kata

Saat pulang dari kantor, Max mengerutkan dahinya karena mansionnya sepi, biasanya saat Catherine tidak pergi ke kantor. Dia biasa menyambutnya dengan sikap berisiknya. Namun meskipun begitu di dalam hatinya sebenarnya menyukai sikapnya yang periang karena sebelumnya hidupnya sangat sepi. "Apa Catherine belum pulang?" Tanya Max kepada pelayan di mansionnya. "Belum, Tuan." Max mengangguk mengerti, dia pun tau jika kegiatan kampus padat, bahkan bisa sampai malam. Max masuk ke dalam kamarnya dan merokok di balkonnya. Cukup lama dia merokok di sana dan tidak sengaja melihat ada mobil masuk ke dalam halaman mansion. Dia mengerutkan dahinya dan terkejut ketika ternyata Catherine pulang bersama seorang pria Bahkan dia merasa kesal ketika Catherine membiarkan pria itu mencium pipinya. "Beran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN