Pagi harinya, Viola bangun dengan hati yang senang, dia bahkan lebih ceria dibandingkan biasanya. Kelas Viola sore hari, namun pagi ini dia terlalu lapar mungkin karena terlalu senang dan bersemangat karena dia sudah resmi menjadi kekasih pria tampan seperti Daniel. Pria yang di idamkan olehnya pada pandangan pertama. Namun ketika hendak keluar dari apartemen, kebetulan Daniel ada di depan pintu yang jelas saja membuat Viola terkejut. "Astaga! Kau mengagetkanku, Paman." Ucap Viola namun Daniel tersenyum. "Selamat pagi." Sapanya yang membuat Viola akhirnya terkekeh. "Selamat pagi." Jawabnya. "Kau merindukanku ya, ini bahkan masih sangat pagi kau sudah datang menemuiku." Ucap Viola yang membuat Daniel akhirnya terkekeh. "Tidak juga. Hanya membutuhkan teman untuk sarapan." Ucap Daniel

