Di mansion, banyak teman-teman Dominic yang bertamu untuk mengucapkan bela sungkawa kepadanya. Bahkan di mansionnya juga banyak karangan bunga yang masih berdatangan. Berta sendiri juga menemani Dominic dan sesekali mengobrol dengan mereka. Setelahnya, Berta pamit ke kamar mandi terlebih dahulu karena ingin buang air kecil, Sedangkan Dominic masih menunggu di depan karena tamunya baru saja pulang. Jika banyak yang datang ke mansionnya begini dia menjadi mengingat ibunya kembali dan tidak menyangka akan kehilangan dia secepat ini. Dominic memijat pangkal hidungnya karena merasa pusing sendiri. "Dom!" Dominic mendongak dan rasanya semakin pusing ketika melihat Amel datang ke mansionnya. "Kita perlu bicara. Aku. Sengaja datang saat mansionmu sudah sepi karena tidak mau menganggumu de

