Setelah pernikahan, Marvin membawa Lea berlibur sekalian berbulan madu di beberapa negara. Mereka benar-benar menikmati waktu mereka karena lamanya mereka berpisah. "Ngomong-ngomong, apa yang terjadi dengan Livia?" Tanya Lea saat mereka bersantai di balkon kamar mereka. "Penjara. Itu balasan yang sepadan untuknya." Ucap Marvin. "Bahkan jika saja dia tidak hamil, aku rasanya ingin membunuhnya." Lanjutnya. "Hm, biarkan dia meratapi kesalahannya. Yang terpenting kita bersatu saat ini." Ucap Lea lalu mendekati Marvin dan duduk di atasnya. "Maaf aku sempat menolakmu, itu karena anakmu, mungkin dia marah karena kau ceroboh dan bisa ada sanita lain masuk ke dalam kamarmu." Ucap Lea, dia merasa kasihan jika mengingat waktu itu dia sempat tidak mau bertemu dengan Marvin dan menolaknya. "Tida
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


