Dewa’s POV “Penampilanku berlebihan atau enggak, Jar?” tanyaku pada Fajar yang baru saja mengantar baju baru untuk acara kencan hari ini. Kencan yang sudah kunanti-nanti sejak beberapa hari yang lalu. Ya, aku ingin kencan dengan Fafa, anakku. Sekalipun belum tentu mendapat izin dari ibunya, paling tidak aku akan berusaha dulu. Aku akan berusaha sekuat yang kubisa agar dia membolehkan. Sedikit tidak tahu malu, memang. Namun, tak masalah. Jika kena marah, juga tak masalah. Aku hanya ingin bergerak pelan, mulai merebut kembali dua perempuan yang paling kucintai di dunia ini. Ibuku sudah nomor tiga. Dan kurasa, beliau tidak akan protes. Dulu saja, setengah tahunan aku didiamkan Ibu karena beliau tahu aku pisah dengan Yuna. Ibu bahkan hampir tidak mau bertemu denganku. Saat lebaran pun te

