Gisela Pov “Halo” kataku dan Vivian berbarengan. “Nyonya Drostine” “Iya saya istrinya” astaga kenapa jantungku berdetak tak karuan ya ketika penelepon ini menghubungiku “Nyonya bisa datang kerumah sakit?” penelepon itu belum menyelesaikan ucapannya tapi aku sudah tau inti dari pembicaraannya dan tanpa sengaja aku melepaskan ponselku. “Vi…” kataku lirih, Vivian terlihat berekspresi sama dengan wajahku, takut dan kecemasan melanda. “Kak…” “Vi… Varrel”kataku lirih. “Raka juga kak, ya Tuhan ada apa dengan suami kita kak” Vivian berdiri dari tempatnya duduk, aku melihatnya memegang perutnya sedangkan aku hanya diam, aku takut pergi kerumah sakit, aku takut jika sesuatu terjadi kepada suamiku, aku gak kuat… aku gak bisa!. “Kak, ayo kita kerumah sakit” “Kakak gak bisa Vi, kakak gak kuat

