Beberapa tahun kemudian... Perempuan berambut panjang itu menghela napas untuk ke sekian kalinya sejak tadi. Ia lelah dan pinggangnya terasa sakit. Tapi dua bocah yang tengah sangat aktif itu tak mau mengerti dengan kelelahan sang Mama. "Mas Daru, Mbak Aya, jangan lari-larian lagi dong. Mama udah nggak sanggup ini.." Namira akhirnya menyerah. Ia hempaskan pantatnya di ujung tangga. Untung Namira sudah sampai di anak tangga paling bawah. Sejak tadi Namira dipaksa mengikuti permainan Daru dan Aya yang amat sangat menguras tenaga itu. "Kalau Mama hamil kalian kayak gini nggak tau deh apa jadinya.." Tak lama Daru dan Aya datang menghampiri Namira. Keduanya berdiri di samping Namira, mengusap keringat di wajah sang Mama. "Mama capek?" tanya Aya. Namira tersenyum. "Iya capek. Mas Dar

