Bab 94

1100 Kata

"Iya, Gav, itu benar," jawab Jihan yang akhirnya pasrah mengakui semua kebenaran tentang pernikahannya. Benar yang dikatakan Qidam suaminya, saat ini yang merasa lega. Setelah semua kebenaran terungkap. Seakan beban yang menghimpitnya selama ini sirna. Membuatnya bisa bernapas dengan lega, tanpa rasa sesak yang terus menyiksa. "Han, kenapa selama ini kamu tidak pernah cerita kepada kami? Bukankah kami berdua sahabat dekatmu?" tanya Rika lalu berjalan sahabat mendekat ke arah sahabatnya. "Sekali lagi aku minta maaf ya, Ka. Maaf, aku tidak bermaksud ingin menyembunyikan kebenaran ini dari kalian. Aku merahasiakannya, karena aku belum siap untuk menceritakan yang sebenarnya. Aku takut kalian marah dan menjauhiku." Jihan akhirnya berkata yang sebenarnya. Berharap kedua temannya itu mau meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN