"Ini semua gara-gara, Cici. Lain kali kalau mau bertamu, ucapkan salam terlebih dahulu atau tidaknya menekan bel. Jangan main nyelonong saja." Dari tadi Arrion terus marah-marah kepada kakaknya. Karena telah memergoki apa yang ia lakukan bersama Khayra istrinya. Membuat Arrion harus terjatuh dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya. "Salah kamu sendiri, Yon. lagian rumah sebesar ini, memang tidak memiliki kamar? Hingga kalian harus melakukannya di ruang tamu." Meylin tidak mau kalah, membuat Khayra tertunduk malu, mendengar perkataan kakak iparnya tersebut. Ketika Arrion ingin menjawab perkataan Meylin barusan, dengan cepat Khayra melarang suaminya. "Ko Rion, sudah. Tidak baik terus-terusan berdebat dengan Kak Mey. Lagi pula dia saudara tertua kita, jadi Koko harus menghormatinya," bisi

