“Elric bilang apa?” tanya Arda antara penasaran sekaligus cemas. “Dia belum jawab pertanyaan terakhirku,” jawab Ziva. “Keburu dia matiin duluan tepat setelah suara seorang wanita terdengar.” Arda mengernyit. “Suara wanita?” “Ya, mungkin pacarnya atau bahkan istrinya. Sejujurnya setelah bercerai, aku nggak pernah mencari tahu tentang dia lagi. Entah dia udah nikah lagi atau belum, aku beneran nggak tahu. Kalau kamu, sih, tahu atau nggak?” Arda menggeleng. “Sama. Aku juga nggak tahu dan nggak pernah nyari tahu juga. Kalau aku nyari tahu, aku mungkin bakal tahu kamu mantan istrinya Elric sejak awal kita bertemu.” Jeda sejenak. Arda kembali berbicara, “Tapi pesta di vila itu, kan, dihadiri sama pasangan juga. Cuma masalahnya aku nggak tahu Elric di sana sama pasangannya atau nggak.” Ziv

