BAB 13

1071 Kata

Kini dua pria duduk berhadapan, di sebuah cafe. Tatapan mereka saling balas tidak kalah tajam. Renan menghela napasnya kasar, kenapa sejak dulu selalu ada Farhan yang masuk dalam kehidupan Yuna? "Untuk apa kamu di sini?" tanya Renan. "Bukan urusanmu." Renan berdecak kesal, ingin rasanya Renan menendang Farhan dari kehidupan Yuna. "Jadi benar kamu yang memasukkan Yuna ke perusahaan kamu?" "Ya memangnya kenapa?" tanya Renan sambil melipatkan ke tangan di depan d**a. Farhan tersenyum miring mendengarnya, "Kamu tahu apa yang akan Yuna lakukan jika dia tahu di balik semua ini kamu?" ucapnya dengan sedikit mencondongkan tubuhnya. "Dan seharusnya kamu diam, jika memang kamu kasihan dengan Yuna, yang harus mencari kerjaan sana sini," paparnya. "Kamu pikir hanya kamu saja yang bisa membantu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN