"Permisi..." "Ya, ada yang bisa saya bantu?" tanya Yuna dengan tatapan bingung. "Maaf mba, sepertinya mba sedang mencari pekerjaan?" tanya seorang pria suruhan Renan. Yuna segera menganggukkan kepalanya cepat, sambil membenarkan anak rambutnya yang di terpa angin. "Iya bener, kenapa ya? "Baguslah, saya hanya ingin menawarkan pekerjaan, siapa tahu mba tertarik," balasnya. Yuna mengernyitkan keningnya heran, "Pekerjaan apa kalau saya boleh tau?" tanyanya. "Menjadi sales kosmetik terkenal, ini brand kosmetiknya mba." Pria itu memberikan brosur kosmetiknya pada Yuna. Yuna segera meraih dan melihatnya. Matanya berbinar, melihat brand kosmetik yang terkenal ini. Cukup sulit untuk bekerja di sini, walau hanya sekedar jadi sales saja, tidak pikir panjang Yuna segera menganggukan kepalanya.

