Matahari tambah menyengat masuk kedalam kamar Arka. Dia terbangun karena matahari sudah membuat silau matanya, Arka melihat Dira masih terlelap disebelahnya. Melihat wajah calon istrinya yang sudah tidak sepucat kemarin saat dirumah sakit. Dikecupnya kening Dira, "Sayang, bangun. hei! udah siang." ucap manis Arka membangunkan Dira dengan kecupan kecil di bibir wanitanya itu, lalu mengusap lembut pipi Dira dengan jemarinya. "Apakah kamu tidak lapar?" Tanya Arka, "Lapar ..." ucap Dira manja, dia juga baru terbangun. "Siapkan aku makan yah, aku mau mandi dulu," pinta Arka. Mendengar permintaan calon suaminya, Dira langsung turun kebawah, dia ke ruang makan, tetapi tidak ada orang sama sekali disana. "Ayah sama bunda kemana mbok?" Tanya Dira kesalah satu asistent rumah tangganya. "Bapak