“Ev!” Panggil Mikaila saat melihat Evelyn baru saja memasuki gerbang kampus bersama Conradinez. Ia lalu segera berlari menghampiri mereka berdua. “Hai, Mik” Sapa Conradinez saat Mikaila berada di samping Evelyn. “Hai, Kak Con” Sapa Mikaila. “Astaga Mik, tolong berhentilah mengikuti Ev memanggilku dengan embel-embel kak. Kita ini seumuran” Gerutu Conradinez. “Tidak bisa, itu sudah mendarah daging padaku dan Ev” Ucap Mikaila. “Memang apa salahnya dengan itu? Kau ‘kan memang lebih tua dua bulan dariku” Lanjutnya. “Kalau begitu panggil Ev dengan embel-embel kak juga” Ucap Conradienz. “Tidak bisa. Ev itu berbeda” Bantah Mikaila. “Apanya yang berbeda? Ev ‘kan juga lebih tua dua bulan darimu” Tanya Conradinez tak mengerti. “Ev itu teman sekelasku, jadi sudah sepantasnya kami memanggil den

