Chapter 46

1155 Kata

Setelah pergi dari kediaman ‘Carbert’s Family’, Austin pulang ke mansionnya dengan amarah yang melingkupi dirinya. Ia bahkan tak dapat menyembunyikan amarahnya pada Delwyn yang saat itu terlihat sangat menikmati wajahnya yang memerah karena marah. Saat itu ia sangat ingin menghancurkan sesuatu. Namun karena ia sadar tengah berada di mana, ia pun memutuskan untuk pergi. Dan kini, Austin terdiam di bawah pancuran air kamar mandinya sembari merasakan air yang bercucuran di tubuhnya. Sebelah tangannya ia tumpukan di tembok. Dan pikirannya sibuk berkelana ke mana-mana. “Dia tidak ingin berada di tempat yang hanya akan mengingatkannya tentang kejadian menyakitkan itu. Dia juga bilang akan memulai hidupnya di sana tanpa mengingat masa lalu. Termasuk kau. Karena dia sadar, kau hanya pelarian di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN