Tubuh Saskia membeku bagai patung es, tidak dapat bergerak meski jantungnya berdebar kencang. Tangannya semakin dingin, berkeringat dingin meski udara hangat mengelilingi mereka. Meski ini bukan pertama kalinya Geo menyentuhnya dengan tangan besar dan dominannya, sentuhan itu selalu membuat jantung Saskia berdetak tak beraturan, seolah ingin melompat dari dadanya. Tulang-tulangnya terasa lembek seperti jelly saat lelaki tampan dengan tatapan dingin itu mendekat. Setiap langkahnya membuat jarak antara mereka semakin tipis, dan Saskia semakin tidak bisa bergerak, terpaku antara rasa takut dan tarikan magnetis yang tidak bisa dijelaskan. "Bantu aku," Geo memberi isyarat, meminta dibantu melepaskan pakaiannya. Suaranya rendah tapi penuh otoritas. Seandainya Saskia tidak mengenakan pakaian ya

