Delapan Puluh Sembilan

1500 Kata

“BU!! BABU!!!” Suara itu terdengar sangat memekakkan telinga. Ayesha, wanita berusia dua puluh dua tahun itu harus menyingsingkan lengan bajunya. Dia tengah menyikat sepatu di ruang khusus mencuci di belakang rumah sederhana itu. Bukan ingin Ayesha bertahan di rumah tersebut, tentu saja dia sejak dulu ingin meninggalkan rumah yang seperti penjara baginya. Namun, dia tak bisa melakukan itu karena ada neneknya yang sangat menyayanginya. Kini neneknya telah meninggal. Setelah lulus kuliah, dia akan segera pergi dari rumah yang lebih mirip seperti penjara baginya. Ayesha bukanlah anak dari pernikahan sah ayahnya, ibunya meninggalkannya di rumah nenek itu sebelum akhirnya menghabisi nyawanya sendiri. Lalu ayah biologisnya menikah dengan seorang janda satu anak. Usia mereka sama kala itu. Tuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN